Resources

Jangan Salah Langkah, Ini 5 Tips Memilih Vendor untuk Bisnis

Vendor sangat dibutuhkan seiring berkembangnya bisnis kamu. Berikut ini 5 tips memilih vendor untuk bisnis yang tepat.
tips memilih vendor untuk bisnis

Di era modern ini, banyak pengusaha pemula yang sedang mencari tips memilih vendor untuk bisnis.

Mengapa demikian? Sebab, pada dasarnya vendor berperan sebagai penyedia bahan baku yang dapat memenuhi kebutuhan usaha.

Tak hanya itu, memilih vendor yang tepat juga sangat penting demi kelancaran bisnis.

Pasalnya, dengan menerima supply yang berkualitas, badan usaha bisa menjaga nilai produk dan memberikan pengalaman terbaik untuk pelanggannya.

Memilih vendor yang tepat pun nantinya bisa berimbas pada kualitas networking dan perencanaan anggaran badan usaha.

Nah, kira-kira, apa saja tips yang perlu diketahui pebisnis saat sedang memilih vendor? Yuk, pelajari selengkapnya di bawah ini!

Tips Memilih Vendor untuk Bisnis

tips memilih vendor untuk bisnis

Agar tidak pilih, berikut adalah lima tips yang bisa kamu terapkan ketika sedang menentukan vendor bisnis.

1. Menentukan Timeline

Tips memilih vendor untuk bisnis yang pertama adalah dengan menentukan timeline.

Sebagai pengusaha, kamu tentu sudah memiliki daftar vendor yang sesuai dengan kebutuhan bisnis.

Atau bahkan kamu telah menyimpan nama-nama vendor terbaik berdasarkan rekomendasi perusahaan lain.

Namun, sebaiknya kamu jangan langsung memilih vendor-vendor tersebut. Justru, lakukanlah proses pemilihan secara sistematik dengan menentukan timeline yang jelas.

Timeline yang harus ditentukan di sini adalah jadwal bertemu dengan calon vendor dan waktu yang tepat untuk melihat uji coba penawaran mereka.

Setelah merencanakan pertemuan, jangan lupa juga untuk menentukan jadwal di mana kamu akan nguji coba jasa yang ditawarkan vendor. 

Intinya, buatlah timeline secara spesifik, mulai penentuan tanggal hingga waktu eksekusinya.

Koordinasikan lini masa ini dengan pegawaimu agar mereka tidak kebingungan dengan sistem baru.

2. Buat Outline Tujuan

Ketika hendak memilih vendor, kamu harus menentukan tujuan bisnis terlebih dahulu.

Dengan begitu, kamu dapat menentukan kualitas serta jasa vendor yang sesuai dengan kebutuhan badan usaha.

Maka dari itu, kamu perlu membuat tujuan bisnis yang sudah disertakan outline secara rinci.

Sebagai saran, kamu bisa memuat daftar berupa rangkaian masalah yang sedang dihadapi oleh bisnis.

Jika perlu, lakukan meeting dengan pegawai lainnya untuk mengutarakan hal apa saja yang menjadi isu sehingga harus menggunakan pihak ketiga.

3. Mempertimbangkan Komitmen

Sebagai pebisnis, tentu kamu ingin bekerja sama dengan sebuah vendor untuk jangka waktu yang panjang.

Sebab, selain mengurangi biaya untuk mencari vendor baru, hubungan kerja sama yang sehat juga secara tak langsung bisa tingkatkan kredibilitas perusahaan.

Akan tetapi, kualitas yang telah diprioritaskan untuk produk dapat berubah sesuai tingkat komitmen vendor.

Maka dari itu, sangat penting untuk menentukan durasi jasa vendor. Apakah dibutuhkan untuk jangka panjang, atau pendek?

Hal tersebut perlu didiskusikan secara matang dalam meeting bisnis dan disahkan menggunakan perjanjian resmi.

4. Utamakan Kejujuran

Dalam segala aspek, kejujuran adalah hal utama yang harus jadi prioritas. Maka dari itu, pastikan vendor yang kamu pilih memiliki sistem kerja transparan dan terbukti kredibilitasnya.

Vendor yang jujur dengan kemampuan mumpuni tentu lebih baik dibanding vendor yang hanya memberikan janji tanpa adanya bukti.

Tidak hanya berlaku untuk vendor, kamu juga perlu menerapkan kejujuran ketika melakukan kerja sama dengan mereka.

Hal ini diperlukan supaya badan usahamu bisa terhindar dari konflik dan menerima kepercayaan dari publik serta bisnis lainnya.

5. Referensi Keahlian

Tips memilih vendor untuk bisnis yang terakhir adalah dengan meminta referensi keahlian.

Menggunakan jasa vendor lebih dari sekadar bantuan. Mereka bisa mendatangkan sudut pandang dan keahlian baru untuk bisnis kamu. 

Selain menjelaskan kebutuhan, kamu juga perlu terbuka untuk menerima masukan dari vendor. Dengan begitu, kerja sama akan berjalan dengan baik.

Nah, untuk menemukan vendor yang memiliki keahlian tersebut, kamu dapat meminta referensi dari keluarga atau kerabat. 

Melalui referensi, kamu akan dengan mudah mengetahui latar belakang, dan hasil kerja vendor tersebut. Sehingga, kamu sebagai pebisnis juga semakin yakin untuk menggunakan jasanya.

Itu tadi kelima tips memilih vendor untuk bisnis. Kamu dapat menerapkan tips di atas sebelum menentukan vendor yang tepat untuk bekerja sama. Selamat mencoba, ya!