Resources

Astaga! Inilah 4 Penyebab Fingerprint Sering Rusak

Mesin absensimu sering rusak? Yuk, ketahui penyebab fingerprint rusak di artikel berikut ini!
penyebab fingerprint rusak

Apakah mesin fingerprint atau absensimu sering rusak? Sudah tahu belum apa yang menjadi penyebab fingerprint rusak?

Saat menjalankan bisnis, apalagi memiliki jumlah karyawan yang terbilang cukup banyak, kamu tentunya membutuhkan mesin absensi. Mesin absensi tersebut berguna untuk mendata kehadiran karyawan.

Tetapi, apa yang terjadi jika mesin absensi tersebut rusak? Tentunya, ini bisa sangat merepotkanmu. Kamu jadi harus mengabsensi karyawan satu per satu secara manual.

Kira-kira apa saja penyebab mesin fingerprint sering rusak?

Untuk itu, artikel berikut ini akan memberikan ulasan tentang penyebab fingerprint rusak.

Baca juga: Gawat! 5 Kelemahan Fingerprint Ini Bisa Menghambat Absensi!

Penyebab Fingerprint Rusak

#1 Terlalu banyak merekam sidik jari

Penyebab fingerprint rusak yang pertama, yaitu karena terlalu banyak merekam data sidik jari.

Saat banyak data sidik jari yang perlu disimpan dalam memori mesin, biasanya sering terjadi penumpukan data sidik jari. Itulah yang menjadi faktor yang menyebabkan mesin absensi menjadi tidak berfungsi.

#2 Tergores benda tajam

Penyebab fingerprint rusak yang kedua, yaitu karena tergores benda tajam.

Apakah permukaan sensor mesin absensimu terdapat goresan? Jika iya, tidak heran jika mesin absensimu rusak. Goresan di layar scan bisa menyebabkan mesin absensi sulit mendeteksi sidik jari.

Jika tidak ingin mesin absensimu jadi makin rusak, ingatkan karyawanmu untuk menjauhkan benda-benda tajam saat ingin scanning sidik jari.

#3 Scan dengan jari basah

Penyebab fingerprint rusak yang ketiga, yaitu scan dengan jari basah.

Air yang menutupi permukaan jari atau layar sidik jari dapat menutupi garis-garis yang terdapat di jari. Hal itu menyebabkan layar tidak dapat membaca sidik jari dengan jelas.

Jika terlalu sering melakukan absensi dengan keadaan jari basah, ini dapat mempercepat kerusakan mesin absensi.

#4 Scan dengan jari yang kotor

Penyebab fingerprint rusak lainnya, yaitu scan dengan jari kotor.

Scan dengan jari yang kotor hampir sama dengan melakukan scanning menggunakan jari yang basah. Mesin absensi menjadi lambat merespon karena banyaknya kotoran yang menghalangi sidik jari. Jika dilakukan terus menerus, mesin absensi bisa makin tergores dan tidak berfungsi hingga cepat rusak.

Itulah beberapa penyebab fingerprint menjadi rusak. Nah, ini sudah saatnya kamu beralih dari mesin fingerprint. Saat ini, mesin fingerprint dianggap bisa menjadi wadah penularan Covid-19, lho.

Lalu, apa yang bisa kamu gunakan untuk absensi karyawan selain mesin absensi sidik jari? Jawabannya adalah aplikasi absensi online, seperti GajiTim.

Baca juga: GajiTim, Aplikasi Manajemen Karyawan dalam Satu Genggaman

GajiTim merupakan aplikasi absensi online secara real time karena dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja.

Selain itu, banyak fitur yang dapat kamu manfaatkan hanya dalam satu aplikasi. Mulai dari mengisi atau memonitor absensi karyawan, menghitung gaji, memberikan slip gaji bahkan, kamu bisa membuat kartu nama digital, lho.

Wah, lengkap banget ya? Jangan sampai ketinggalan, yuk, bergabung bersama GajiTim. GRATIS!