Resources

Wajib Tahu! 7 Tips Mengelola Keuangan UMKM

Masih bingung bagaimana mengelola keuangan UMKM yang baik dan benar? Lihat di sini!
mengelola keuangan umkm

Masa pandemi Covid-19 merupakan situasi yang penuh ketidakpastian bagi semua orang. Hal ini juga berlaku bagi pengusaha UMKM. Tentunya, kemampuan mengelola keuangan sangat dibutuhkan agar bisa terus bertahan.

Oleh karena itu, agar bisa mengelola keuangan dengan mudah, berikut cara mengelola keuangan UMKM yang dapat dilakukan pelaku usaha agar bisa terus melancarkan bisnis.

Baca juga: UMKM Wajib Punya IUMK, Cari Tahu Cara Mudah Mendapatkannya!

#1 Pisahkan keuangan pribadi dan bisnis

Memisahkan keuangan pribadi dan bisnis sangat penting. Saat membuat rekening khusus untuk bisnis, hal ini dapat memudahkanmu untukmengukur pertumbuhan bisnis. Hal ini dilakukan juga untuk menghindari tercampurnya pengeluaran pribadi dan anggaran. Oleh sebab itu, pisahkan rekening pribadi dan rekening bisnis kamu.

#2 Membuat anggaran untuk mengelola keuangan UMKM

Apakah kamu tahu kalau membuat anggaran merupakan hal yang penting? Anggaran akan berguna untuk memudahkanmu dalam menentukan pengeluaran serta target pendapatan. Dengan memiliki anggaran, kamu akan mengetahui bagian bisnis mana saja yang akan memerlukan pengeluaran besar.

#3 Monitor aset

Ternyata, memantau aset juga sangat penting untuk diperhatikan, lho. Aset merupakan barang-barang atau alat yang menunjang operasional bisnis. Misalnya saja, kamu membuka bisnis kuliner, peralatan masak merupakan aset dari bisnis.

Untuk itu, kamu perlu memeriksanya secara berkala dan menyisihkan anggaran untuk melakukan perbaikan. Tujuannya ialah, agar aset yang kamu miliki bisa bertahan lama dan tidak mudah rusak, sehingga keberlangsungan bisnis tidak akan terhambat.

Baca juga: Wajib Coba! 6 Cara Menentukan Target Pasar untuk UKM

#4 Mengevaluasi pengeluaran untuk mengelola keuangan UMKM

Kamu dapat mengevaluasi pengeluaran bisnis dengan memeriksa pengeluaran. Kamu dapat memilih mana pengeluaran yang efektif untuk bisnis dan mana yang kurang bermanfaat. Lakukan evaluasi secara berkala dengan menyeluruh. Dengan hasil evaluasi tersebut, kamu dapat merencanakan dan menyesuaikan dengan anggaran agar lebih optimal.

#5 Kelola stok

Selanjutnya, kamu harus pantau dan kelola stok secara berkala. Hal ini berguna untuk menghindari terjadinya kelebihan atau kekurangan stok.

Jika kelebihan stok, tentunya akan membuat pengeluaran kamu menjadi berlebih karena tidak sesuai prioritas. Sedangkan, jika kekurangan stok, ini akan membuat kamu jadi menolak pembeli yang datang. Saat mengelola stok dengan baik, akan membantu kamu memperkirakan jumlah stok yang harus tersedia.

#6 Bayar tagihan tepat waktu untuk mengelola keuangan UMKM

Hal ini merupakan sangat penting, kamu harus menghindari menunda tagihan. Jika dilakukan terus menerus tentunya akan membuat pengeluaran kamu menjadi bertambah karena harus membayar denda. Oleh sebab itu, lakukanlah pembayaran tagihan dengan tepat waktu. Kalau perlu kamu menyiapkan catatan agar tidak lupa.

#7 Kurangi pengeluaran yang tidak perlu

Mengurangi pengeluaran yang tidak perlu dapat membantu kamu untuk mengelola keuangan UMKM. Kamu harus menentukan pengeluaran mana yang dirasa kurang perlu, sehingga dapat dikurangi atau dipotong. Ini karena, jika terus mengeluarkan biaya untuk hal yang tidak penting, kamu bisa menghambat kelancaran arus kas.