Resources

4 Kesalahan Umum yang Dihadapi Saat Menentukan Strategi Bisnis

Saat menjalankan bisnis diperlukannya strategi yang tepat. Berikut kesalahan strategi bisnis yang sering terjadi!
kesalahan strategi bisnis

Kamu ingin menjalankan bisnis? Menjalankan bisnis memang bukan hal yang mudah. Diperlukannya perencanaan yang matang sebelum memulai bisnis atau bahkan saat menjalankan bisnis tersebut.

Tentu saja, kamu sudah memiliki perencanaan yang matang dari beberapa aspek. Misalnya, aspek keuangan, pasar, hingga sosial dan politik.

Dengan perencanaan yang matang ini, kamu akan dibantu dalam menentukan langkah dan kemajuan dari bisnis tersebut. Jika salah dalam memutuskan sebuah perencanaan, tentu ini akan berakibat fatal pada bisnis yang akan atau sedang dijalani.

Apa saja kesalahan strategi bisnis yang sering dilakukan? 

Baca juga: Wajib Coba! 6 Cara Menentukan Target Pasar untuk UKM

#1 Tidak memiliki rencana jangka panjang

Kesalahan strategi bisnis yang pertama yaitu, tidak memiliki rencana jangka panjang.

Seharusnya, dalam strategi bisnis biasanya dibagi menjadi 3 tahapan yaitu, jangka pendek, menengah, dan panjang. Setiap tahapan ini berguna untuk memberi arahan dan pencapaian yang diinginkan.

Jika tidak memiliki rencana bisnis jangka panjang, maka perusahaan akan terlambat merencanakan atau mengantisipasi masalah yang mungkin timbul di masa depan.

Hal ini tentu akan memberikan dampak kerugian, baik secara finansial dan kinerja bisnis. 

#2 Kurangnya riset pasar

Kesalahan strategis bisnis yang kedua, yaitu kurangnya melakukan riset pasar.

Strategi bisnis harusnya memiliki banyak informasi melalui riset sebelumnya. Dalam membuat bisnis harus mempunyai data yang akurat mengenai target pasar yang diinginkan.

Kurangnya riset pasar akan menyebabkan strategi bisnis yang kamu jalankan menjadi salah sasaran, tidak efektif, bahkan akan menimbulkan kerugian karena penjualan yang tidak mencapai target. 

#3 Kurang informasi kompetitor

Kesalahan strategi bisnis yang ketiga yaitu, kurangnya mendapatkan informasi kompetitor.

Jika terlalu fokus pada produk tetapi tidak fokus pada pesaing, ini akan membuat kamu kehilangan informasi penting untuk menyusun sebuah strategi yang baik.

Jika kamu mengetahui gerak dan langkah pesaing, ini akan membantu kamu dalam membuat strategi bisnis yang lebih inovatif. Sehingga, hal ini akan memungkinkan bisnis kamu untuk berkompetisi secara sehat dan tanpa takut gagal. 

Baca juga: Ingin Menjadi Waralaba yang Sukses? Ikuti 9 Tips Ini!

#4 Kurang realistis

Kesalahan strategi bisnis yang terakhir yaitu, kurang realistis. Meskipun sikap optimis dalam membangun bisnis sangat diperlukan, tetapi sikap kurang realistis tentunya akan menjadi bumerang pada bisnis.

Jika memiliki sikap realistis dalam menentukan strategi bisnis, kamu bisa mengantisipasi kemungkinan masalah yang mungkin akan terjadi di masa depan.

Itulah beberapa hal yang merugikan dan sering terjadi dalam menentukan strategi bisnis.