Resources

Perlu Dihindari, Ini 6 Kesalahan dalam Menjalankan Bisnis Franchise

kesalahan dalam bisnis franchise

Tertarik menjalankan usaha waralaba? Bila ya, kamu harus ketahui bentuk-bentuk kesalahan dalam bisnis franchise.

Bisnis franchise atau waralaba adalah salah satu bentuk usaha yang banyak diminati oleh pebisnis, terutama pemula yang ingin belajar cara memiliki usaha sendiri.

Alasannya tak lain karena jenis usaha ini mudah untuk dijalankan dan dipromosikan karena masyarakat sudah mengenal usaha tersebut.

Tak hanya itu, bisnis franchise juga dinilai mudah untuk mendapatkan uang investasi dan menerima keuntungan di kemudian hari..

Namun, jangan sampai kamu meremehkan proses dan cara berjualan usaha franchise.

Sebab, pengusaha yang sudah veteran pun masih sering melakukan kesalahan yang cukup berbahaya.

Nah, kira-kira, apa saja bentuk kesalahan tersebut yang wajib kamu hindari ketika menjalankan usaha franchise? Yuk, simak selengkapnya di bawah ini!

Kesalahan dalam Bisnis Franchise

kesalahan dalam bisnis franchise

1. Meminjam uang tanpa pertimbangan

Kesalahan dalam bisnis franchise yang pertama adalah meminjam uang tanpa pertimbangan.

Apabila kamu ingin memiliki usaha waralaba, pastinya kamu harus menyiapkan modal yang nominalnya tidak sedikit.

Dengan demikian, ada kalanya kamu perlu meminjam uang dari pihak tertentu.

Kegiatan ini tidak dapat disalahkan karena kamu membutuhkan uang tersebut untuk menjalankan bisnis.

Namun, kamu tidak bisa meminjam uang tanpa mempertimbangkan keuntungan dan kerugian yang akan dialami ke depannya.

Pertimbangan ini diperlukan untuk mencegah permasalahan yang mungkin menimpa bisnismu di kemudian hari.

2. Salah memilih partner bisnis

Kesalahan dalam bisnis franchise berikutnya yang sering terjadi adalah salah memilih partner usaha.

Pada dasarnya, waralaba adalah bentuk kerja sama dalam bidang usaha dengan bagi hasil sesuai dengan kesepakatan.

Melihat hal tersebut, ketika menjalankan usaha franchise kamu akan memerlukan partner dalam mengelola bisnis.

Nah, individu yang kamu pilih untuk menjadi rekan bisnis ini haruslah kompeten dan ahli di bidang yang ia jalankan.

Apabila memilih partner yang kurang tepat, hal tersebut pastinya akan merugikanmu baik secara pribadi maupun bisnis secara keseluruhan.

Dengan demikian, sebelum menentukan rekan bisnis, periksa dulu latar belakangnya dan undang untuk interview singkat.

Bila kredibilitas serta kualitas kerjanya dinilai kompeten, barulah kamu bisa memilihnya menjadi partner bisnis.

3. Pemberian training SDM dan SOP yang belum matang

Kesalahan dalam bisnis franchise lainnya adalah pemberian training SDM dan SOP yang belum matang.

Memberikan pelatihan SDM dan SOP merupakan hal yang penting dan tidak bisa kamu lewatkan begitu saja.

Mengapa demikian? Sebab, hal tersebut akan memengaruhi pandangan konsumen terhadap bisnis yang kamu miliki.

Jangan sampai konsumen tidak ingin membeli produk kamu karena kesalahan operasional yang kurang profesional.

Perlu diingat bahwa bukan hanya karyawan kamu yang perlu training, tetapi sebagai pemilik kamu juga harus belajar mengenai SDM dan SOP dari bisnis tersebut.

4. Terlalu cepat membuka cabang franchise baru

Kesalahan dalam bisnis franchise selanjutnya adalah terlalu cepat membuka cabang yang baru.

Sebagai seseorang yang memiliki usaha waralaba, pastinya menjadi kesenangan dan kepuasan pribadi apabila usaha kamu memiliki cabang di berbagai daerah.

Meskipun demikian, jangan sampai kamu memaksakan bisnis untuk berkembang secara cepat. Hal tersebut hanya akan menimbulkan kerugian untukmu.

Semakin banyak cabang baru yang dibuka, pengontrolan pun harus dilakukan secara rutin. Uang yang dikeluarkan untuk keperluan usaha juga jadi bertambah.

Maka dari itu, sebelum membuka cabang baru, pastikan manajemen dan modal usaha sudah siap.

5. Tidak memiliki dukungan dana operasional

Kesalahan dalam bisnis franchise yang tak kalah penting adalah tidak memiliki dukungan dana operasional.

Umumnya, usaha franchise memang tidak memiliki dukungan dana operasional yang besar. Dana yang dimiliki oleh pemilik waralaba hadir dari dana para investor.

Namun, untuk menghindari kerugian yang tak diinginkan, kamu juga harus memiliki dana lebih untuk menjalankan bisnis tersebut.

Dapat dipastikan usaha yang kekurangan dana untuk menjalankan operasionalnya akan mengalami kesulitan dalam mengelola serta mengembangkan bisnisnya.

6. Belum cukup pengalaman menjalankan usaha

Kesalahan dalam bisnis franchise yang terakhir adalah belum cukup pengalaman menjalankan usaha.

Sebelum memilih untuk memulai usaha franchise, ada baiknya untuk bertanya dan berdiskusi dengan orang lain, terutama untuk para pengusaha muda.

Berdiskusilah dengan para mentor dan pengusaha lain yang sudah sukses di bidang franchise. Jangan sampai kamu memulai dengan hanya memiliki pengetahuan yang minim.

Pasalnya, pengusaha yang minim pengetahuan akan terlihat dari bisnisnya yang terlihat hambar, dan pada akhirnya tidak bertahan lama.

Ambil pelajaran dan masukan yang berguna dari mentor tersebut dan aplikasikan dalam menjalankan usaha franchise tersebut.

Itulah rangkuman dari kesalahan dalam bisnis franchise yang bisa kamu alami. Semoga artikel ini dapat membantu kamu dalam menghindari kesalahan tersebut, ya!