Resources

Gampang Hitung Gaji Karyawan Pakai GajiTim!

Mau gampang hitung gaji karyawan? Yuk, simak ulasan berikut!

Permudah hitung gaji karyawan dengan aplikasi GajiTim! Kalau pakai GajiTim, urusan hitung gaji sudah tidak ribet lagi deh~

Seorang karyawan tentu akan mendapatkan bayaran pada periode tertentu yang telah disepakati atas kerja keras yang telah dilakukan. Bayaran atau gaji inilah yang seringkali menjadi salah satu daya tarik utama dan bahan pertimbangan seseorang ingin menerima suatu pekerjaan.

Gaji sangat memiliki peran penting baik bagi perusahaan maupun karyawan. Bagi karyawan, gaji bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus ditabung untuk dana darurat.

Tapi, apa yang terjadi jika perusahaan atau pemilik bisnis salah dalam menghitung gaji karyawan? Entah itu kelebihan atau kekurangan.

Bukankah akan merugikan kedua belah pihak? Jika hal tersebut tidak ingin terjadi, kamu dapat hitung gaji karyawan dengan menggunakan aplikasi manajemen karyawan seperti GajiTim.

Manfaat Menggunakan Aplikasi GajiTim

GajiTim merupakan aplikasi manajemen karyawan, tidak hanya berguna sebagai aplikasi absensi tetapi banyak manfaat yang akan dirasakan saat menggunakan aplikasi GajiTim.

Banyak manfaat yang bisa kamu dapatkan saat menggunakan GajiTim yaitu, kamu dapat menghitung gaji karyawan sesuai dengan tipe penggajiannya, mengirimkan slip gaji langsung melalui WhatsApp, dan membuat kartu nama digital, lho.

Banyak manfaat yang akan kamu rasakan, sehingga memudahkan kamu dalam melakukan manajemen karyawan hanya dalam satu aplikasi.

Tipe Karyawan

Berikut beberapa tipe karyawan yang terdapat di aplikasi GajiTim sesuai dengan penggajian yang akan diberikan.

  • Pertama, tipe karyawan bulanan. GajiTim akan membantu kamu dalam hitung gaji karyawan bulanan. Tipe ini ialah jika kamu memberikan gaji tetap setiap bulannya.
  • Kedua, tipe karyawan harian. Tipe ini ialah jika kamu memberikan gaji karyawan sesuai dengan jumlah kehadirannya.
  • Ketiga, tipe karyawan per jam. Tipe ini ialah jika kamu memberikan gaji karyawan sesuai dengan perhitungan jam kerjanya.
  • Keempat, tipe karyawan per unit kerja. Tipe ini ialah jika kamu memberikan gaji karyawan berdasarkan pada per unit kerja atau proyek kerjanya.

Itulah beberapa tipe karyawan sesuai dengan penggajiannya yang dapat kamu gunakan dalam menghitung gaji karyawan.

Dapat memasukkan komponen gaji seperti tunjangan atau potongan

Saat melakukan hitung gaji karyawan, kamu juga perlu ditambahkan komponen gaji seperti tunjangan dan potongan. Aplikasi GajiTim tentunya juga menambahkan fitur komponen gaji tersebut. Kamu dapat mengisi tunjangan seperti bonus, lembur, komisi, dan tunjangan lainnya.

Caranya yaitu:

  • Klik nama karyawan yang ingin kamu update pencatatan gajinya. Kemudian, klik “Tambah Transaksi“.
  • Pilih transaksi “Tunjangan“.
  • Lalu, masukkan tanggal, jumlah, dan jenis tunjangan. Kemudian, klik “Konfirmasi“.

Selain itu, kamu juga dapat mengisi potongan seperti denda keterlambatan, BPJS, dan potongan lainnya. Caranya sama seperti menambahkan tunjangan di atas.

Cara Perhitungan Gaji di GajiTim

Setelah kamu mengetahui tipe karyawan di GajiTim. Untuk kamu yang masih bingung, bagaimana cara perhitungan gaji di GajiTim, terus simak ulasannya, ya!

Cara perhitungan gaji karyawan bulanan:

Total kehadiran karyawan x Gaji per hari

Gaji per Hari = Gaji per bulan : Jumlah hari pada siklus gaji

Contohnya:

Desy mendapat gaji per bulan senilai Rp6.000.000. Dan, jumlah hari pada siklus gajinya yaitu 21 hari. Berikut perhitungannya:

Gaji per hari = Rp6.000.000 : 21 hari = Rp285.714

Gaji per bulan = 21 x Rp285.714 = Rp6.000.000

Maka, gaji yang akan Desy dapatkan adalah Rp6.000.000.

Cara perhitungan gaji karyawan harian:

Total kehadiran karyawan x Gaji per hari

Contohnya:

Fathir mendapatkan gaji per hari senilai Rp120.000. Dan, dia sudah bekerja selama 4 hari. Berikut perhitungannya:

Gaji per hari = 4 x Rp120.000 = Rp480.000

Maka, gaji yang akan Fathir dapatkan setelah 4 hari bekerja adalah Rp480.000.

Cara perhitungan gaji karyawan per jam:

Total jam kerja x Gaji per Jam

Contohnya:

Alvin mendapatkan gaji per jam senilai Rp25.000. Dan, dia sudah bekerja selama 8 jam. Berikut perhitungannya:

Gaji per jam = 8 x Rp25.000 = Rp200.000

Maka, gaji yang Alvin dapatkan setelah 8 jam bekerja adalah Rp200.000.

Cara perhitungan gaji karyawan per unit kerja:

Total unit atau proyek x Gaji per unit/proyek

Contohnya:

Refro mendapatkan gaji per unit/proyek senilai Rp5.000.000. Dan, dia sudah menyelesaikan tiga proyek. Berikut perhitungannya:

Gaji per unit/proyek = 3 x Rp5.000.000 = Rp15.000.000

Maka, gaji yang akan didapatkan Rezy adalah Rp15.000.000.

Itulah cara perhitungan gaji dengan menggunakan aplikasi GajiTim berdasarkan dengan tipe penggajiannya.

Dengan menggunakan aplikasi GajiTim, kamu bisa dimudahkan untuk menghitung gaji karyawan, sehingga kamu bisa meminimalisir kesalahan dalam perhitungan gaji. Yuk, coba pakai GajiTim sekarang di PlayStore. GRATIS, lho!