Resources

4 Cara untuk Cek Uang Asli atau Palsu, Pelaku UMKM Wajib Simak!

cek uang

Sekarang ini, untuk menghindari risiko kerugian dan masalah berbahaya lainnya, kamu sebagai pengusaha wajib tahu cara cek uang asli atau palsu.

Hal tersebut perlu dilakukan guna menghindari isu penipuan yang sekarang ini banyak berlaku di dunia bisnis.

Sebagai contoh, apabila terdeteksi palsu, uang takkan bisa digunakan sebagai alat tukar resmi. Tentunya, jika hal tersebut terjadi akan sangat merugikanmu sebagai pelaku usaha.

Uang sendiri memang salah satu hal yang tidak dapat dilepaskan dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, ia merupakan alat pembayaran utama yang dianggap sah.

Vitalnya peran uang terkadang kerap disalahgunakan oleh oknum-oknum tertentu. Biasanya, mereka memalsukan uang demi kepentingan tertentu.

Menurut Direktur Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia (BI) Eva Aderia mengatakan, pada kuartal pertama tahun ini jumlah uang palsu yang ditemukan hanya mencapai 33.668 lembar, menurun 24 persen secara tahunan.

Walaupun kian menurun, para pelaku usaha tetap wajib berhati-hati.

Nah, melihat hal tersebut, berikut adalah beberapa cara yang bisa kamu ikuti untuk cek uang asli dan palsu agar tak terkecoh. Yuk, disimak!

4 Cara Cek Uang Asli atau Palsu

cek uang

1. Dilihat

Cara cek uang asli atau palsu yang pertama adalah dengan melihatnya.

Pelaku UMKM bisa melihat perubahan warna benang pengaman yang terdapat di badan uang.

Perubahan warna ini akan terlihat pada benang pengaman pecahan Rp100.000 dan Rp50.000 atau logo BI pada pecahan Rp100.000, Rp50.000 dan Rp20.000.

Selain itu, uang asli pecahan Rp100.000, Rp50.000 dan Rp20.000 bisa ditemukan angka yang dapat berubah warna serta gambar tersembunyi berupa tulisan BI dan angka.

Nah, jika saat dilihat kamu menemukan hal-hal tersebut, artinya uang kamu adalah asli.

2. Diraba

Cara cek uang asli atau palsu berikutnya adalah dengan diraba dan memperhatikannya secara seksama.

Uang asli akan memiliki bagian yang kasar jika diraba pada gambar utama, gambar lambang negara, angka nominal, huruf terbilang, frasa NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA, dan tulisan BANK INDONESIA.

Penyandang tuna netra bisa meraba kode tuna netra (blind code) di sisi kiri dan kanan untuk mengenali nilai nominal dan keaslian uang kertas tersebut.

3. Diterawang

Cara cek uang asli atau palsu selanjutnya adalah melakukan terawangan pada uang kertas.

Untuk melakukannya, kamu bisa angkat uang kertas, kemudian arahkan kepada cahaya.

Jika uang tersebut asli, kamu akan menemukan gambar pahlawan, gambar ornamen pada pecahan tertentu, dan logo BI yang akan terlihat utuh.

4. Aplikasi I-Comreds

Cara cek uang asli atau palsu yang terakhir adalah menggunakan aplikasi I-Comreds.

I-Comreds merupakan alat pre-screening berbasis pembelajaran mesin atau machine learning, dengan metode deep learning.

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengeluarkan aplikasi pendeteksi ini guna mengakomodasi pelaporan masyarakat terkait peredaran uang palsu.

Kamu bisa menggunakan aplikasi ini untuk cek uang asli atau palsu dengan mudah. Caranya, kamu cukup unduh aplikasi tersebut di Play Store.

Jika kamu mendapatkan uang palsu silakan untuk:

  • Tidak membelanjakan uang palsu yang diterima.
  • Menyampaikan uang palsu yang diterima ke kantor bank terdekat untuk dimintakan klarifikasi kepada Bank Indonesia atau mengajukan permohonan klarifikasi ke kantor Bank Indonesia terdekat.
  • Melaporkan dugaan tindak pidana pemalsuan uang kepada kantor polisi terdekat.

Nah, itulah 4 cara jitu yang bisa kamu ikuti untuk cek uang palsu atau asli. Selamat mencoba!