Resources

Dijamin Cuan! Ini 5 Cara Ampuh Memulai Bisnis Snack Curah

cara memulai bisnis snack

Jika kamu ingin menambah pundi cuan, membuka usaha kudapan bisa menjadi pilihan yang baik. Bahkan, kini banyak pebisnis pemula yang sedang mempelajari cara memulai bisnis snack curah.

Alternatif bisnis ini cocok untuk dijalankan terutama bagi kamu yang hendak memulai usaha kuliner dengan modal terbatas.

Walaupun harga jualnya tidak terlalu mahal, ide bisnis bisa mendatangkan omzet hingga jutaan rupiah, lho.

Orang Indonesia sendiri pada dasarnya memang suka mencamil, baik itu saat bersantai di rumah maupun ketika bekerja.

Inilah yang membuat bisnis makanan ringan selalu menguntungkan. Sebab, target pasarnya tidak mengenal usia, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga orangtua suka dengan makanan ringan.

Menarik bukan? Nah, berikut adalah cara memulai bisnis snack curah yang bisa kamu ikuti. Yuk, disimak!

Cara Memulai Bisnis Snack Curah

cara memulai bisnis snack

Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa kamu lakukan sebelum memulai bisnis kudapan curah:

1. Menentukan jenis snack yang akan dijual

Cara memulai bisnis snack curah yang pertama adalah dengan menentukan jenisnya terlebih dahulu.

Bagi kamu yang belum tahu, ada banyak jenis makanan ringan yang bisa dijual, seperti snack manis, asin, atau bahkan pedas.

Nah, menentukan jenis makanan ringan yang akan dijual ini bisa berdampak pada kesuksesan bisnismu di masa mendatang. Pasalnya, tak semua snack bakal diminati oleh pelanggan.

Oleh sebab itu, kamu perlu melakukan riset untuk mengetahui jenis snack yang sekarang sedang digemari para konsumen.

Kamu bisa melihat opsinya berdasarkan tren makanan ringan yang sedang viral di media sosial dan pasaran.

2. Cari supplier yang tepat

Cara berikutnya untuk memulai bisnis snack curah adalah menemukan supplier yang tepat.

Inisiatif ini sangatlah penting untuk perkembanga bisnismu. Sebab, tidak semua pemasok mampu menawarkan produk berkualitas dengan harga yang murah.

Untuk mencari supplier yang andal, kamu bisa bertanya ke keluarga, teman, atau menemukannya di internet.

Jika kamu membeli secara online, pastikan untuk membaca komentar dan ulasan para pembeli sebelum bekerja sama dengan supplier.

3. Menciptakan nama merek dan logo produk

Jika kamu ingin memiliki bisnis yang mudah diingat oleh pelanggan, ciptakanlah nama merek dan logo produk yang mumpuni.

Umumnya, snack curah yang dijual di pasaran berbentuk polos dan tidak ada merek dagangnya.

Untuk menarik kepercayaan konsumen, kamu bisa membuat nama merek dan logo produk sebelum menyebarluaskannya ke pasaran.

Sebagai saran, kamu bisa cari tajukan merek yang sederhana dan mudah diingat. Selain itu, kamu juga bisa gunakan jasa desainer grafis profesional untuk keperluan membuat logo.

4. Buat kemasan yang menarik

Cara memulai bisnis snack curah selanjutnya yang perlu kamu ikuti adalah membuat kemasan produk yang menarik.

Sebab, kemasan merupakan salah satu daya tarik dari hasil produk repack. Produk dengan kemasan yang menarik akan memiliki nilai estetika sehingga bisa meningkatkan harga jual produk.

Namun, saat membuat kemasan, kamu harus memerhatikan proses pembuatannya. Jangan sampai hasil akhirnya justru mengurangi kualitas dari produk yang dijual, ya.

5. Jual ke warung dan e-commerce

Cara memulai bisnis snack curah yang terakhir adalah dengan menjualnya ke warung dan e-commerce.

Untuk tahap awal penjualan produk, kamu bisa menjajakannya ke warung kelontong sekitar rumah atau tawarkan secara mulut ke mulut pada tetangga, teman, kerabat, atau keluarga.

Nanti, ketika produk sudah mulai dikenal, kamu bisa mulai berjualan online di media sosial atau e-commerce.

Supaya inisiatif ini bisa berjalan lancar, kamu bisa tanyakan pada rekan kerja atau profesional lain yang pernah berjualan di platform tersebut.

Nah, itulah kelima cara memulai bisnis snack curah yang bisa kamu coba.

Intinya, menjual snack curah kini bisa menjadi cara yang ampuh untuk tingkatkan pundi-pundi cuan.

Namun, supaya bisa berjalan secara maksimal, jangan lupa ikuti tips-tips di atas dan ajukan saran pada pebisnis yang lebih berpengalaman. Semoga berhasil!