Resources

7 Cara Efektif untuk Memasukkan Produk ke Supermarket

cara memasukkan produk ke supermarket

Ingin produkmu dijual pada pasar yang lebih besar? Bila ya, kamu harus tahu cara memasukkan produk ke supermarket.

Memasukkan produk ke supermarket merupakan salah satu pencapaian besar yang sedang dikejar oleh banyak pelaku usaha.

Sejatinya, ada banyak faktor yang membuat para pelaku usaha ingin melakukan hal tersebut, salah satunya agar produk bisa menjangkau lebih banyak konsumen.

Selain itu, produk yang dijual di supermarket juga bisa meraup pendapatan yang lebih besar.

Lalu, bagaimana, sih, cara memasukkan produk ke supermarket? Buat kamu yang tertarik, yuk, simak tips-tips lengkapnya di bawah ini!

Cara Memasukkan Produk ke Supermarket

cara memasukkan produk ke supermarket

Bagi kamu para pelaku usaha, tidak perlu berkecil hati dengan perusahaan besar dan produk-produk impor.

Produk kamu kini pasti juga bisa masuk ke supermarket, kok! Agar lebih jelas, berikut adalah langkah-langkahnya yang dapat kamu pelajari.

1. Sajikan produk yang telah sempurna

Cara memasukkan produk ke supermarket yang pertama adalah dengan memiliki produk yang lengkap.

Pihak supermarket umumnya hanya mau menerima produk yang siap untuk dijual dan memiliki merek usaha resmi.

Mengapa begitu? Sebab, mereka tidak ingin menunggu proses produksi yang lama. Pihak supermarket menginginkan produk yang langsung bis dijual.

Sebagai contoh, mereka takkan menunggu produkmu untuk dikembangkan, melewati tes uji kelayakan, atau menentukan target konsumen.

Supermarket memerlukan produk siap jual yang dijamin bisa diperdagangkan ke banyak pelanggan.

2. Melengkapi persyaratan dan sertifikasi

Cara berikutnya adalah untuk memastikan bahwa produk memiliki pengemasan yang menarik dan kualitas terjamin.

Bahan baku yang digunakan pada produk juga harus sesuai dengan standar operasional dari pihak supermarket.

Selain itu, kamu juga harus memiliki seluruh sertifikat yang berkaitan dengan kualitas produk untuk memenuhi syarat.

Dokumen-dokumen ini termasuk izin Produk Industri Rumah Tangga (PIRT), izin BPOM, sertifikat SNI, dan sertifikat halal dari MUI.

3. Dikenal pasar

Cara selanjutnya yang perlu kamu ikuti adalah memastikan bahwa produk sudah dikenal atau setidaknya punya sejarah penjualan positif dalam kurun waktu tertentu.

Umumnya, pihak supermarket akan melihat catatan penjualan termasuk strategi yang kamu gunakan dan target pasar.

Hal tersebut akan digunakan sebagai pertimbangan untuk menerima produk. Sebab, pihak supermarket tidak mau mengambil risiko menjual barang yang belum punya catatan baik di pasaran.

4. Jangan bersaing dengan produk retail modern

Cara memasukkan produk ke supermarket yang kerap diabaikan pebisnis adalah untuk tidak bersaing dengan produk retail modern.

Hal tersebut sejatinya sangat tidak disarankan. Sebab, brand yang mereka miliki memiliki kesempatan lebih besar untuk diterima oleh masyarakat.

Maka dari itu, insiatif ini sebaiknya kamu hindari agar produk usaha bisa menjadi pemasok utama dalam supermarket.

5. Menemui langsung pihak retail

Walaupun saat ini sudah era digital, tidak ada salahnya bagimu untuk mengenalkan produk ke pihak supermarket secara tatap muka.

Pasalnya, pertemuan tatap muka ini bisa memunculkan diskusi yang lebih efektif.

Kesempatan produk untuk dimasukkan ke supermarket juga secara tidak langsung menjadi lebih besar.

6. Strategi pemasaran jelas

Cara memasukkan produk ke supermarket lainnya adalah memiliki strategi pemasaran jelas. 

Hal satu ini memiliki banyak manfaat untuk pebisnis. Pertama, strategi pemasaran yang tepat bisa digunakan untuk menarik perhatian konsumen dan memperluas cakupan bisnis.

Selain itu, seperti yang sudah dijelaskan, pihak supermarket juga akan memeriksa metode penjualan dan strategi marketing yang kamu gunakan.

Maka dari itu, coba untuk diskusikan kembali hal-hal yang sekiranya perlu dikembangkan dari strategi pemasaranmu.

Sebagai saran, kamu bisa manfaatkan metode yang kini dianggap paling efektif. Akan tetapi, jangan lupa untuk disesuaikan kembali dengan kebutuhan badan usahamu.

7. Sediakan sampel produk

Cara terakhir untuk memasukkan produk ke supermarket adalah menyediakan sampel atau contoh produk saat bertemu dengan pihak supermarket.

Namun, produk yang hendak kamu bawa sebaiknya dipastikan dulu segi kualitas serta pengemasannya.

Sehingga, pihak supermarket bisa menilai langsung penampilan, kualitas, dan peluang dari produk yang kamu miliki.

Nah, itulah ketujuh cara jitu untuk memasukkan produk ke supermarket.

Perlu kamu ingat bahwa produk yang dijual di supermarket memiliki kesempatan lebih tinggi untuk dikenal pelanggan dan meraup keuntungan besar.

Maka dari itu, segera rancang rencana bisnis dan pemasaran yang efektif, lalu luncurkan inisiatif untuk masukkan produk ke supermarket. Semoga berhasil, ya!