Resources

4 Pilihan Cara Mudah Daftar BPJS Ketenagakerjaan untuk Pelaku UMKM

Sebagai pelaku usaha UMKM juga harus punya BPJS Ketenagakerjaan, lho. Yuk, lihat di sini cara daftar BPJS Ketenagakerjaan!
cara daftar bpjs ketenagakerjaan

Sebagai pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM harus mengetahui cara daftar BPJS Ketenagakerjaan. Jadi, kata siapa kalau pemilik UMKM tidak perlu punya atau mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan? Ternyata pebisnis juga wajib punya juga, lho. Menurut Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Ketenagakerjaan menjelaskan bahwa masih terdapat 85 persen pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masih belum terlindungi oleh jaminan sosial. Padahal para pekerja diharapkan dapat memproteksi dirinya dengan iuran mulai dari sekitar Rp10.000 per bulan. Tentunya para pelaku usaha akan mendapatkan manfaat seperti Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), dan Jaminan Kematian. Yuk, ketahui cara daftar BPJS Ketenagakerjaan di bawah ini!

Cara Daftar BPJS Ketenagakerjaan

Terdapat beberapa empat cara jika kamu ingin mendaftar BPJSTK. Berikut cara pendaftarannya:

#1 Layanan kontak fisik (manual) ke Kantor Cabang BP Jamsostek

Cara daftar BPJS Ketenagakerjaan yang pertama yaitu dengan mendatangi Kantor Cabang BP Jamsostek, berikut alurnya:

  • Mengisi formulir dan melengkapi dokumen pendaftaran kepesertaan 1A.
  • Mengambil nomor antrian untuk layanan pendaftaran.
  • Dipanggil oleh petugas.
  • Menerima informasi jumlah iuran yang harus dibayarkan.
  • Menerima tanda terima dokumen pendaftaran dan kode bayar iuran.
  • Melakukan pembayaran iuran.
  • Kartu peserta paling lama diterima 7 hari setelah pembayaran.
  • Melakukan penilaian kepuasan melalui e-survey.

#2 Pendaftaran di Service Point Office (SPO)

Cara daftar BPJS Ketenagakerjaan yang kedua yaitu melalui service point office, berikut alurnya:

  • Datang ke bank kerja sama yang merupakan BPJS Ketenagakerjaan Service Point Office Pairing.
  • Mengisi formulir secara lengkap yang diperoleh dari petugas atau cetak mandiri sebelumnya dari website resmi BPJS Ketenagakerjaan.
  • Mengambil nomor antrean.
  • Dipanggil oleh petugas.
  • Menerima informasi jumlah iuran yang harus dibayarkan dan kode bayar.
  • Menerima tanda terima dokumen pendaftaran.
  • Melakukan pembayaran iuran melalui kanal pembayaran iuran.
  • Kartu kepesertaan diterima paling lama 7 hari setelah pembayaran iuran.

Baca juga: 7 Cara Memulai Usaha, Dijamin Anti Gagal!

#3 Pendaftaran secara daring atau melalui website resmi

Cara daftar BPJS Ketenagakerjaan yang ketiga yaitu kamu dapat mendaftar melalui website resmi, berikut alurnya:

  • Lakukan registrasi melalui website BPJS Ketenagakerjaan.
  • Pilih Tombol Pendaftaran Peserta lalu pilih Bukan Penerima Upah (BPU).
  • Masukkan alamat e-mail dan kode captcha, klik Daftar.
  • Cek email dan klik aktivasi pendaftaran.
  • Isi data individu (Pekerja BPU).
  • Lakukan pembayaran iuran setelah kode iuran diterima melalui e-mail.
  • Kartu kepesertaan diterima paling lama 7 hari setelah pembayaran iuran.

#4 Pendaftaran melalui Agen Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (PERISAI)

Cara daftar BPJS Ketenagakerjaan yang terakhir yaitu melalui Agen Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (PERISAI), berikut alurnya:

  • Mempersiapkan dokumen.
  • Mendatangi agen PERISAI terdekat.
  • Agen perisai akan membantu memeriksa kelengkapan berkas dan melakukan administrasi kepesertaan ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan.
  • Membayar iuran sesuai perhitungan dan kode bayar iuran melalui Agen Perisai.
  • Tanda bukti kepesertaan diberikan oleh Agen Periasi setelah pelunasan iuran.