Resources

Mau Buka Bisnis Home Decor? Simak Dulu Tipsnya!

Jago melakukan dekorasi rumah? Buat bisnis home decor aja yuk, lihat langkah-langkahnya di sini!
bisnis home decor

Jika kamu ingin menjadi seorang desainer interior profesional, kamu mungkin harus memiliki gelar di bidang terkait. Tetapi, untuk mendekorasi rumah, kamu bisa melakukannya dengan bekal bakat dan hobi saja.

Jika kamu memang suka menata dan mempercantik rumah, gelar tidak dibutuhkan untuk memulainya. Membuka bisnis home decor bisa menjadi cara untuk menyalurkan hobi dan tentu saja mengumpulkan pundi-pundi rupiah yang lumayan.

Terdapat banyak perusahaan yang menyediakan produk home decor. Kamu bisa memulainya dari hal tersebut. Apa kamu berminat membuka bisnis home decor?

Sebelum itu, terdapat beberapa langkah awal yang harus kamu lakukan. Simak terus ya, artikelnya!

Langkah awal yang perlu dipersiapkan

Berikut beberapa langkah awal saat kamu ingin membuka bisnis home decor.

#1 Membuat rencana

Saat menjalani hidup, biasanya kamu membutuhkan rencana ‘kan?

Sama seperti yang kamu pikirkan; saat selesai dari lulus sekolah menengah atas ataupun kuliah, biasanya akan terpikirkan macam “Rencanaku kemudian, mau apa, ya?” Nah, saat ingin memulai bisnis dekorasi rumah, kamu juga membutuhkan rencana.

Hal pertama yang dapat kamu lakukan yaitu, menentukan konsep bisnis seperti apa yang ingin dijalankan. Apakah kamu hanya ingin menjadi konsultan yang membantu klien dekorasi rumah. Atau, kamu ingin mewujudkan konsep dengan menyediakan berbagai produk dekorasi.

Untuk itu, sebagai permulaan, kamu bisa memulainya dengan menjual barang-barang atau menjadi reseller dari perusahaan produsen barang home decor.

#2 Melakukan riset

Sebelum menjalankan bisnis, riset itu sangat penting, lho. Makanya, jangan sampai kamu melewati langkah yang satu ini, ya.

Bisnis apa pun tentu memerlukan riset sebelum ide dieksekusi. Buat langkah awal, kamu bisa melakukan riset dengan melihat bisnis dekorasi di sekitar tempat tinggal kamu.

Kemudian, lihatlah produk seperti apa yang mereka jual, apa konsepnya, serta bagaimana hal itu bisa membantu bisnis home decor yang akan kamu jalankan. Jadikan pertimbangan juga, bagaimana produk yang mereka miliki bisa membedakan usahanya dengan kompetitor.

Jadi, jika memang terlalu mirip konsep produk yang dijual dengan pesaing, kamu bisa mempertimbangkan untuk mencari produsen lain.

Menentukan apa saja yang harus dipersiapkan

Apa jenis skala bisnismu? Besar atau kecil, nih?

Kamu bisa melakukan persiapan berdasarkan dari seberapa besar skala bisnis yang akan kamu jalankan nanti. Berikut beberapa hal pentingnya:

#1 Membuat perizinan

Jika kamu memang menjalankan bisnis skala kecil, sebenarnya tidak perlu langsung mengurus izin. Tapi, selalu ada kemungkinan untuk skala bisnismu menjadi tambah besar ‘kan?

Oleh sebab itu, kamu membutuhkan perizinan. Misalnya untuk UMKM, kamu perlu membuat izin usaha yang bernama IUMK. Hal tersebut bertujuan agar bisnis kamu ke depannya bisa aman-aman saja, tanpa masalah.

Baca juga: UMKM Wajib Punya IUMK, Cari Tahu Cara Mudah Mendapatkannya!

#2 Jaringan

Sebelum memulai bisnis, kamu juga memerlukan jaringan. Maksudnya, berjejaring dengan perusahaan atau bisnis mana yang menyediakan karpet, furnitur, dan perlengkapan dekorasi terbaik.

Bisa saja, semua hal itu tidak berasal dari perusahaan yang sama. Oleh sebab itu, kamu perlu mencari kenalan dan berjejaring sebanyak-banyaknya. Setelah kamu menemukannya, kamu bisa menjelaskan kepada mereka bahwa kamu berniat untuk melakukan kerjasama jangka panjang.

Mungkin saja terjadi, jika mengambil produk atau menjadi reseller mereka, kamu bisa mendapatkan diskon khusus. Siapa sih, yang nggak mau dapat diskon? Hihi.

Yuk, jangan ragu untuk berkeliling dan mencari produsen dengan penawaran harga terbaik.

#3 Mempersiapkan peluncuran

Walaupun misalnya, bisnismu berskala rumahan, tapi kamu perlu juga untuk mempersiapkan keperluan yang mendasar. Contohnya, komputer, internet, software khusus, hingga kartu nama kamu perlu lakukan agar terlihat profesional.

Eits, buat bikin kartu nama, nggak usah sulit-sulit bayar orang desain untuk membuatnya. Kamu bisa membuatnya di aplikasi GajiTim. Kalau penasaran, download sekarang dan coba buat kartu nama di app, ya!

Langkah selanjutnya, kamu juga perlu mempersiapkan sampel-sampel barang home decor untuk dijadikan pilihan kepada calon klien. Sampel tersebut biasanya bisa kamu dapatkan gratis dari produsen yang sudah kamu ajak kerja sama.

#4 Membuat portofolio

Tentunya klien perlu bukti untuk menggunakan jasamu untuk home decor. Oleh sebab itu, kamu perlu membuat portofolio, sehingga calon klien bisa melihat hasil kerjamu.

Saat awal memulai bisnis home decor, kamu mungkin belum memiliki contohnya. Sebagai permulaan, kamu coba nih, dekorasi kamar atau rumah kamu sendiri, kemudian ambil foto untuk setiap perubahannya.

Untuk memperbanyak portofolio, tidak ada salahnya untuk memberi jasa dekor gratis untuk teman atau keluargamu. Sehingga, fotonya bisa kamu manfaatkan untuk menarik perhatian calon klien.

#5 Memasarkan bisnis kamu

Melakukan branding bisnis memang bukan hal yang mudah bagi seseorang yang baru terjun ke dalam dunia bisnis. Nah, untuk langkah awalnya, kamu bisa memperbanyak kenalan dulu.

Selain kenal dengan supplier kamu, coba deh mulai mencari rekan arsitek, agen real estate, atau pengusaha perabotan. Dengan memperkenalkan diri kamu, mereka mungkin akan menawarkan referensi bisnis kamu kepada orang lain.

Jika kamu memiliki dana lebih, tidak ada salahnya juga jika ingin membuat iklan melalui media setempat. Kalaupun memang danamu pas-pasan, media sosial bisa jadi pilihan berpromosi yang mudah dan gratis.

Itulah hal-hal yang perlu kamu persiapkan jika ingin memulai bisnis home decor.

Contoh ide bisnis home decor

Bisnis home decor memang sangat luas, dan mungkin kamu tidak mempunyai keahlian yang menyeluruh. Tapi tenang aja, berikut beberapa ide bisnis dekorasi rumah yang bisa kamu coba.

  • Home windows dresser

Buat kamu yang tertarik mendekor jendela dan gorden, bisa banget nih, dijadikan sebagai ide bisnis. Jika kamu bisa menjahit, manfaatkanlah kesempatan ini untuk membuat tirai custom untuk para pelanggan kamu.

  • Ahli dekorasi aksesoris

Jika kamu mampu menata rumah jadi lebih homey, jadikan ahli dekorasi aksesoris menjadi ide bisnis.

Seringkali orang memiliki uang tetapi tidak punya waktu untuk memperbaharui tampilan rumah atau apartemen mereka. Sehingga, rumahnya tidak terasa seperti rumah.

Jadi, kamu bisa nih, membuka jasa penataan rumah untuk furnitur dan aksesorisnya.

  • Jasa makeover rumah

Jasa makeover rumah juga banyak dicari orang-orang, lho. Jasa ini digunakan tidak hanya untuk makeover satu ruangan, ada juga untuk seluruh rumah.

Untuk menjalankan usaha ini, kamu perlu menguasai soft skill lainnya, seperti kemampuan komunikasi yang baik. Sehingga, ide dari klien serta masukan yang ingin kamu berikan bisa berpadu dengan baik.

  • Dekorator desain ramah lingkungan

Saat ini, semakin banyak orang yang tertarik dengan penataan ruangan ramah lingkungan. Kamu bisa nih, membuat layanan home decor yang eco-friendly untuk orang yang ingin rumahnya menjadi lebih ‘hijau’.

Cobalah dengan memulai menggunakan konsep tanaman dan barang-barang dengan material daur ulang yang ramah lingkungan.