Resources

Bentar Lagi Lebaran! Buka Bisnis Hampers Aja, Yuk!

bisnis hampers

Sebentar lagi Lebaran. Bisnis hampers spesial Idul Fitri bisa jadi ramai pembeli, lho.

Bisnis ini merupakan jenis bisnis musiman, jadi kalau kamu ingin memulainya sekarang merupakan waktu yang tepat. Apalagi, bisnis ini tidak membutuhkan modal yang terlalu besar; hal terpenting adalah kreativitas.

Nah, sebelum memulai bisnis hampers, alangkah baiknya kamu memahaminya terlebih dahulu. Artikel berikut ini akan memberikan kamu ulasannya, simak terus, yuk!

Jenis-jenis Hampers

Bisnis hampers yang muncul belakangan ini ternyata menyediakan berbagai jenis isi dengan keunikannya tersendiri. Berikut ini adalah jenis-jenis hampers yaitu:

  • Satu Set Hampers Alat Makan: Jenis ini sering dijadikan sebagai hampers pernikahan. Alat-alat makan lengkap dari mulai sendok, garpu, pisau dan sumpit dikemas secara unik dan cantik.
  • Satu set Hampers Self-Care: Biasanya ada pada hampers pernikahan atau hampers yang dijual oleh suatu brand tertentu. Isi dari hampers ini biasanya berupa sabun batang, krim malam, serum wajah dan lain sebagainya.
  • Satu Set Hampers Fashion: Hampers ini paling laris saat ini, dan isinya bisa bermacam-macam. Beberapa hampers yang paling laris adalah jilbab, baju, masker dan lain sebagainya.
  • Hampers Aneka Minuman dan Makanan: Hampers ini juga sering dijadikan bingkisan untuk ulang tahun atau saat lebaran. Isinya Berupa toples kue kecil, kue kering, brownies hingga kemasan kopi premium.
  • Hampers Paket Buku Catatan atau Notes: Hampers ulang tahun biasanya banyak menggunakan set berupa buku catatan cantik, dengan kemasan yang estetis.

Analisis Keuntungan Bisnis Hampers

Sudah memahami jenis-jenis hampers, kira-kira bagaimana analisis keuntungan bisnis hampers ini ya?

Berikut simulasi perhitungannya, yaitu:

Modal untuk membuat bisnis hampers adalah biaya-biaya untuk membeli aksesoris dan isi dari hampers tersebut. Misalnya, kamu menghasilkan 25 hampers dengan harga modal sekitar Rp3.000.000.

Kemudian, kamu asumsikan harga jual hampers adalah Rp 100.000 hingga Rp200.000.

Maka keuntungan yang bisa didapatkan sebagai berikut:

= (25 buah x Rp200.000) – Modal

= (Rp5.000.000) – (Rp3.000.000)

= Rp2.000.000

Jadi, keuntungan yang akan kamu dapatkan yaitu Rp2.000.000.

Cara Memulai Bisnis Hampers

Berikut ini adalah cara memulainya jika ingin mendatangkan keuntungan yang besar dan bisa lebih berkembang.

#1 Modal awal bisnis hampers

Saat ingin membuka bisnis ini, tentunya kamu perlu memiliki modalnya terlebih dahulu. Hal ini sangat penting untuk menentukan seperti apa konsep serta bahan-bahan yang ingin kamu sediakan saat launching.

Contohnya saja, modal harga satu paket hampers mulai dari Rp100.000 sampai Rp200.000. Kemudian, kamu bisa menjualnya dengan harga Rp250.000 – Rp400.000 tergantung dari tingkat kesulitannya.

#2 Supplier kredibel

Setelah menentukan modal yang dibutuhkan, selanjutnya kamu perlu mencari supplier yang sesuai. Ibaratnya nih, mencari vendor barang kebutuhanmu seperti mencari pasangan, lho. Sebab, harus sama-sama cocok.

Kamu harus mencari supplier yang sesuai dengan tema bisnismu. Carilah juga dengan harga grosir agar lebih murah, tapi tetap perhatikan kualitas.

#3 Belajar teknik membungkus

Jika kamu memiliki keahlian dalam bungkus-membungkus, tuangkanlah keahlian tersebut ke dalam bisnis hampers. Tapi, jika tidak bisa, nggak usah khawatir. Skill tersebut bisa kamu pelajari kok tekniknya.

Pelajarilah teknik-teknik membungkus tersebut melalui video-video di YouTube, mengikuti seminar, atau lainnya. Dengan begitu kamu bisa menjadi mahir dan cepat dalam membungkus hampers dengan hasil yang rapi serta cantik.

#4 Menawarkan promo

Konsumen tuh sangat menyukai promo, lho. Manfaatkanlah hal ini dengan memberikan penawaran yang terbaik, terutama saat menjelang perayaan besar.

Contohnya seperti, memberikan giveaway di tanggal tertentu atau gratis hadiah tambahan setiap minimal pembelanjaan beberapa paket sekaligus.

#5 Strategi pemasaran

Perencanaan pemasaran bisnis hampers lebaran merupakan langkah paling penting dalam memulai bisnis.

Kamu bisa tiru beberapa strategi ini. Misalnya, seperti menawarkan ke keluarga, saudara, teman, hingga kolega. Berawal dari sinilah, usahamu bisa semakin berkembang, lho.