Resources

Penting! Ternyata Inilah Beda Koperasi dan UMKM

Masih banyak yang menganggap bahwa koperasi dan UMKM sama, lho. Padahal kedua hal tersebut berbeda. Berikut beda koperasi dan UMKM!
beda koperasi dan umkm

UMKM dan koperasi merupakan dua institusi yang berperan penting membantu pembangunan perekonomian di Indonesia.

Kedua hal ini, sama-sama mampu meningkatkan kualitas hidup serta kemampuan ekonomi masyarakat. Tapi, masih banyak yang menganggap bahwa UMKM dan koperasi adalah dua hal yang sama. Padahal, keduanya memiliki perbedaan yang mendasar.

Berikut beda koperasi dan UMKM yang perlu kamu tahu.

Baca juga: Pantau Absensi Karyawan dengan Aplikasi Absensi Online, GajiTim!

#1 Pengertian

Beda koperasi dan UMKM yang pertama yaitu, pengertiannya.

Menurut laman Wikipedia, koperasi merupakan sebuah organisasi ekonomi yang dimiliki dan dioperasikan oleh perorangan atau kelompok demi kepentingan bersama. Koperasi melandaskan kegiatan berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan.

Sedangkan, pengertian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) adalah istilah umum dalam pengetahuan ekonomi yang merujuk pada usaha ekonomi produktif. Usaha ini biasanya dimiliki oleh perseorangan maupun badan usaha yang memiliki ketentuan didasari oleh Undang-Undang No. 28 Tahun 2008.

#2 Keanggotaan

Beda koperasi dan UMKM yang kedua yaitu, sistem keanggotaan.

Sistem keanggotaan UMKM akan sebanding dengan modal yang dimiliki. Besarnya modal akan berpengaruh pada status dari anggota tersebut.

Sedangkan, semua anggota yang tergabung dalam koperasi memiliki kedudukan yang sama. Sehingga, tidak ada pengelompokkan yang didasarkan pada berapa jumlah modal, lebih unggul, dan lainnya.

Baca juga: UMKM Wajib Punya IUMK, Cari Tahu Cara Mudah Mendapatkannya!

#3 Pengelolaan modal

Beda koperasi dan UMKM yang ketiga yaitu, pengelolaan modal.

UMKM merupakan sektor usaha yang dibangun bukan dengan jumlah modal yang besar. Hal tersebut sudah tercantum pada Undang-Undang No. 20 Tahun 2008. UU ini mengatur tentang besaran modal serta aset minimal dan maksimal yang masuk dalam kategori UMKM.

Selain itu, pengelolaan modal UMKM bergantung dengan penambahan modal untuk pengembangan usaha yang datang dari luar.

Sedangkan, koperasi juga serupa dengan UMKM. Modal yang dimiliki oleh koperasi juga tidak besar. Namun, perbedaannya adalah modal yang diterima berasal dari iuran anggota yang bergantung pada pemanfaatan jasa koperasi.

#4 Kepemilikan

Beda koperasi dan UMKM yang keempat yaitu, kepemilikan.

Pada UMKM, kepemilikan usaha yaitu, milik perseorangan atau penanam modal terbesar.

Sedangkan, kepemilikan koperasi merupakan milik bersama, setiap anggota yang tergabung adalah pemilik dari koperasi tersebut.

#5 Keuntungan

Beda koperasi dan UMKM yang terakhir yaitu, keuntungan. Walaupun kedua sektor tersebut memberikan keuntungan yang signifikan, namun ada perbedaannya. Perbedaanya terletak di segi bagaimana keuntungan dikelola.

UMKM akan menggunakan hasil keuntungannya tersebut untuk mengembangkan bisnis. Sedangkan, koperasi menggunakan keuntungannya untuk mengelola kembali dan digunakan lagi oleh para anggotanya.

Berdasarkan dari poin-poin di atas, tentu saja kita melihat bahwa UMKM dan koperasi merupakan dua hal berbeda. Namun, bukan berarti kedua sektor tersebut tidak bisa berjalan beriringan walaupun berbeda.

Meskipun demikian, kedua sektor tersebut memiliki tujuan yang sama, yaitu demi memajukan ekonomi Indonesia yang lebih baik.