Resources

Mau Mengembangkan Bisnis? Ini 5 Alternatif Modal untuk UMKM

alternatif modal untuk umkm

Apa yang kamu pikirkan ketika ingin mengembangkan bisnis? Modal.

Banyak yang gagal mewujudkan mimpinya untuk mengembangkan bisnis menjadi lebih besar karena tidak memiliki modal. Sementara kalau menunggu tabungan sampai tua, ini juga bukan tindakan yang bijak, ‘kan?

Ternyata, ada berbagai alternatif permodalan UMKM, lho. Mungkin selama ini yang kamu ketahui hanyalah pinjaman bank dengan syarat yang sulit dan proses yang bertele-tele.

Namun, tidak usah khawatir, kecanggihan teknologi informasi memudahkan kamu untuk mengetahui pinjaman apa saja yang bisa didapatkan.

Sebagai gambaran agar kamu bisa memilih alternatif modal untuk UMKM yang cocok dengan usaha kamu, simak pembahasan dibawah ini.

Alternatif Modal untuk UMKM

Berikut ini ialah beberapa alternatif modal untuk UMKM yang bisa kamu lakukan untuk mengembangkan usaha, yaitu:

1. Buat proposal bisnis yang menarik

Alternatif modal untuk UMKM yang pertama adalah dengan menyiapkan proposal bisnis yang menarik, interaktif, dan informatif.

Proposal yang diajukan harus memuat informasi rinci tentang prospek usaha ke depan. Mulai dari jenis bisnis, proses manajemen, proses pemasaran, hingga tujuan utama bisnis yang dijalankan.

Selain itu juga, kamu bisa menyajikan informasi secara detail dan lengkap melalui teks atau tulisan, gambar, atau video.

2. Daftarkan bisnis kamu ke platform crowdfunding

Proposal yang sudah selesai bisa langsung didaftarkan ke salah satu situs crowdfunding di Indonesia.

Pilihlah situs crowdfunding yang terpercaya dan terkenal karena di situlah biasanya para pemilik modal berkumpul.

3. Bekerja sama dengan investor

Alternatif modal untuk UMKM lainnya yaitu, kamu bisa mendapatkan pendanaan dengan bermitra pada investor.

Perlu dipahami bahwa investor tidak hanya berasal dari kalangan pengusaha kelas atas saja. Kamu juga bisa mengajak orang-orang terdekat, seperti teman atau keluarga, untuk memberikan dana ke bisnis yang kamu jalankan.

Namun, sebelum mengundang rekan kerja untuk menjadi investor, kamu perlu memperhatikan beberapa hal. Ini terutama soal arah bisnis yang ingin dituju. Sebaiknya, jelaskan dulu visi dan misi bisnis, konsep bisnis, dan prospek yang bisa didapat.

Dengan mempersiapkan beberapa hal ini, bisnis kamu akan terlihat lebih meyakinkan. Selain itu, investor yang ingin bermitra juga memiliki pandangan tentang prospek bisnis yang bisa mereka dapatkan.

4. Manfaatkan fitur paylater

Paylater bisa dijadikan sebagai alternatif solusi pembayaran. Pasalnya, fitur paylater banyak digunakan untuk mengelola keuangan dan uang tunai.

Hal ini dapat dibuktikan melalui survei yang dilakukan oleh Research Institute of Socio-Economic Development (RISED) pada tahun 2020. Sebanyak 92 persen responden mengatakan layanan paylater membantu konsumen mengelola arus kas.

Selain itu, paylater juga bisa digunakan untuk mendapatkan modal usaha. Sehingga, kamu bisa memanfaatkan fitur paylater agar bisa mendapatkan dana untuk mengembangkan usaha, nih.

5. Pinjaman dari lembaga keuangan bukan bank

Sebagai alternatif modal untuk UMKM, perlu kamu ketahui bahwa ada pinjaman yang diberikan oleh lembaga keuangan non-bank.

Umumnya, lembaga keuangan tersebut dibentuk oleh pemerintah yang menginginkan kemakmuran ekonomi terjamin keberlangsungannya.

Lembaga keuangan dari pemerintah tersebut seperti pegadaian, koperasi simpan pinjam, pasar modal, asuransi, dan penyedia dana pensiun. Kamu bisa mencoba untuk mencari pinjaman ke lembaga keuangan bukan bank tersebut.

Itulah 5 alternatif modal untuk UMKM yang bisa kamu coba.